mempercayai orang lain hanya akan menoreh luka di kulit
lalu apa yang kulakukan sambil berdiri?
hanya berdiam diri, atau memilih untuk melangkah?
kemana harusnya aku menuju?
sambil berdiri di sini, aku seperti berada di persimpangan jalan yang tak kuketahui ujungnya
apakah hitam atau putih di sana
atau ada persimpangan lagi ?
tapi, selalu seperti kata pepatah lama
tak ada jalan yang akan merugikan, jika salah, kau bisa kembali
kembali ke awal dan memilih jalan yang lain
aku tidak takut, sesungguhnya
hanya pilih yang kau suka, lalu jalani saja
dan liat nanti akhirnya
setelah berkutat, aku memilih jalan yang kusukai dari ribuan jalan yang lain
tidak ada yang spesial dari jalan yang ini
hanya sebuah jalan pengalaman singkat
dan sangat pendek
namun kenapa sekarang aku tidak berjalan sendirian?